Minggu, 08 April 2012

Aku Wanita "Aneh"!

Yah, aku wanita! Wanita yang aneh, dan itu sering juga kamu lontarkan saat kita sedang bercanda dengan suara khas dan senyum renyah yang membuatku selalu tenang dalam kabut bibirmu.
"Kalo aneh, kog kamu mau?" tanyaku menggodanya sambil sedikit bermanja dalam peluknya.
"Karena kamu aneh itu, aku mau!" jawabnya mengambang dan sama-sama aneh.
Memang, banyak orang menilai kami adalah pasangan yang lagi-lagi 'aneh'. Kami tak nampak seperti dua insan yang sedang merajut tulisan panjang masa depan.

Pertanyaan yang selalu berterbangan di otak kananku, "Apakah setiap jalinan kasih perlu publikasi? Dan apakah setiap cinta perlu pembuktian kata?" Jawabannya pasti akan berbeda-beda, karena kualitas dan cara pandang setiap orang juga tak sama, begitupun aku yang sama sekali tak memperdulikan status publik dalam rangkaian indah "aku dan kamu".

Perjalanan kita masih sangat panjang dan akan banyak melewati kerikil, bahkan batu besar. Sementara ini, memang kita mampu menembusnya, dan bersyukurlah, karena Tuhan masih menancapkan jodoh dipundak kita. Berharap kelak Tuhan juga kan mempercayakan aku sebagai ibu dari anak-anakmu dan membiarkanmu menikmati masakanku setiap hari dan merapikan bajumu pagi hari yang hendak mencari tambahan penghidupan untuk kita :')

Aku tak inginkan sempurnamu, aku juga tak perlu pengakuan dari orang yang tak mengerti kita. Aku hanya ingin kau bahagia dalam bahagiaku, dan bersama-sama kita rajut senyum kemenangan atas segala cobaan diakhir kisah ini, nanti. "Semoga Tuhan tak membiarkan kita lalai dengan segala kemungkinan salah kita, sayang :')"

Kadang aku menyukaimu saat kamu tak menyebutku "sayang" dan membiarkan orang tau tentang kita, karena bagiku "CUKUP" kamu dan aku saja yang menikmati jalan panjang bernama "harapan" ini sampai keriput terpajang indah dibalik pakaian kita kelak :')))

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar