Sabtu, 15 November 2014

Petrichor #3rd

Hari ini Sabtu malam.
Harinya yang berpacaran keluar leluasa dan yang sendiri hanya meratapi asa.

Disela rinduku yang semakin hari semakin menjadi, tetap pada sosok yang sama,
aroma ini hadir lagi setelah lama tak saling sapa.

Aroma tanah selepas hujan.
Yang sering kita lewatkan,
Berdua, dulu.

Kamu tau itu berarti apa?
Jika hujan saja masih mau menyapa tanah, yang setiap orang tau mereka berjauhan.
Lantas kenapa kita harus saling memalingkan rasa, yang kita berdua pun tau ada yang tak pernah hilang sejak mereka bersentuhan di dimensi lain.

Ahh, aku tau alasanmu.
Kamu memang tak pernah bisa menyakiti hati wanita.
Dan jika ditanya kembali, siapakah orang paling bisa membuatku bahagia, kamu pasti tau jawabnya.
Dan petrichor malam ini menitipkan sebagian rindu yang terpendam tahunan

Selamat hari Sabtu malam dan terimakasih sudah hadir lewat aroma ini, kembali

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar