Sabtu, 31 Maret 2012

Menutup Maret :'))

Tahun 2012, bulan Maret saya harus ditutup dengan beberapa kejadian yang mungkin menjadi salah satu sejarah hidup tak terlupakan.

Weekend buad kebanyakan orang khususnya anak muda merupakan hari yang indah, tapi ngga buad saya dan mungkin juga teman saya Ika. Rencana untuk pertemuan mingguan sebagai volunteer Let's Do It Jogja! yang seharusnya pukul 14.00, saya datang tepat 15 menit sebelum usai. Parahnya, di perjalanan menuju tempat pertemuan, saya mengalami sedikit insiden dengan menabrak mobil yang berada di depan saya. "Bruaakk," keras dan hampir jatuh beserta motor yang saya kendarai. Jantung sudah berdetak seakan sedang ikut maraton. Meloloskan diri mungkin memang cara pecundang, tapi sejujurnya memang saya takut saat itu. #maafkan saya untuk mobil yang saya tabrak :'(((

Seusai pertemuan, sesuai rencana, kami berdua melanjutkan 'satnite' ke Tedjokusumo, pendopo tari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogykarta untuk menyaksikan pertunjukkan teman-teman kami dari jurusan musik ISI Yogyakarta, "Kesper Tour Ing Kampus #2." Suguhan menarik mampu menggantikan 55% jantung yang lari karena ketakutan dan kaget sebelumnya.

Tepat di pukul 22.00 setelah saya selesai meliput (karena saya memiliki tugas untuk liputan) akhirnya kami memutuskan untuk bercengkerama dulu di depan pendopo bersama teman-teman. Ngga lama, ada beberapa lelaki sedang mengejar dan menangkap seorang perempuan. Saya pikir mungkin dia ulang tahun, tapi kok beda, ngga ada telor, tepung, atau air. Ehh, ternyata ada yang kesurupan.

Kaget dan penasaran, membuat saya memberanikan diri mendekat, dan yang bikin kaget lagi, mbak Punyx, yang merupakan salah satu host acara Kesper yang jadi korban. Saya hanya bisa membacakan doa dari jauh, lahkog malah cewek di depan saya tiba-tiba 'gedebug', jatuh. Waahh, perasaan jadi makin merinding, saya pun menjauh dan memutuskan untuk pulang setelah memastikan mereka sudah sadar.

Di jalan pulang bawaannya pengen cepet-cepet sampai rumah, mata sudah capek, kaki panas, kepala pusing, dan kebetulan juga belum sempet sholat Isya'. Sekitar 500 meter dari gapura rumah, ada mobil polisi dan beberapa anggota polisi menghadang dan langsung membelokkan kami ke kiri, dimana artinya saya harus memutar arah yang lumayan jauh. Lewat sawah dan gelap, berharap ngga salah jalan. Memang kami ngga salah jalan, tapi tembusan dari jalan itu malah ditutup karena ada acara yang saya pun kurang mengerti.

Akhirnya dengan perasaan marah dan kepala yang semakin cenat-cenut saya putuskan untuk berbalik arah dan kembali melewati jalan yang sama. Ehh, ternyata tuh polisi nyantai aja, malah sedikit menggoda kami, karena kami berdua cewek. #dasar! Aku benci polisi! Huhhuu..
Dan akhirnya teman saya Ika pun memutuskan untuk tidur di rumah karena dia sudah ngga sanggup untuk naik motor lagi. Hehe..

Ini sedikit cerita saya hari ini dengan beberapa kejadian yang akan selalu saya ingat di penutup Maret :')))

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar