Rabu, 08 Februari 2012

Pantaiku Indah, Pantaiku Malang!



Beberapa hari yang lalu, saya bersama teman saya mendatangi sebuah pantai di Selatan yang bernama Parangtritis. Niat awal sih pengen foto-foto narsis dan menikmati sunset, karena melihat keindahan langit yang sedang tersenyum indah. Matahari berwarna kuning dipadu langit biru keunguan dan sedikit melingkar membentuk aurora menambah keindahan pantai wisata sore itu.

Sesampai saya di sana, tak disangka banyak pengunjung domestik yang juga asik memainkan kamera untuk mengabadikan indahnya Minggu sore itu. Setelah memarkir motor, kami pun lekas menuju bibir pantai. Sekitar 10 meter dari pantai terdapat banyak sekali sampah yang entah darimana asalnya. Sampah-sampah itu menggunung dan berceceran. Ombak yang menyapu pasir pun membawa berbagai macam sampah, dari plastik, kertas, tumbuh-tumbuhan, hingga puntung rokok.

Ironis memang, karena banyak sekali pengunjung yang lalu-lalang, tapi seakan tak mempedulikan hal itu. Mereka asyik dengan kesibukkan mereka sendiri. Pantai yang dijadikan kunjungan wajib bagi para pendatang pun tak lagi terlihat layak sebagai tempat ‘wisata’. Yah, tulisan memang hanya tulisan, dan mungkin tak banyak yang ingin membaca, tetapi setidaknya saya berharap pemerintah setempat bisa segera mengambil tindakan untuk membersihkan area pantai yang konon merupakan tempat keramat itu agar terlihat layaknya tempat yang pantas dikunjungi.

Selain kepada pemerintah, saya juga sangat berharap para pengunjung juga ikut menjaga kebersihan tempat wisata, tak hanya pantai, tapi juga yang lainnya. Dengan adanya simbiosisi mutualisme antara pantai dan pendatang, semoga tak terulang kembali keadaan kumuh seperti sampah di pantai.


Lokasi tepatnya sampah yang berserakan di bibir pantai Parangtritis (Minggu, 5/2/2012). Terlihat beberapa pengunjung yang tak mempedulikan kotornya keadaan sekitarnya. (foto/piyudh)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar